Keamanan enkrispi lanjutan

Enkripsi Lanjutan (A E S)

Teknik AES versipat simetri dan ciper blok, teknik ini mengunakan kunci yang sama saat deksripsi dan enkripsi. urutan data yang terbentuk dalam satu blok 128 bit yang nantinya akan dienkripsi menjadi chiperr. Chiper key dari AES panajang 128 bit, 192 bit, atau 256 bit [1].

Jumlah Putaran

Berikut adalah jumlah putaran yang harus diimplementasi pada setiap kunci enkrispi ini [2].
Tabel 1. perbandingan jumlah putaran dan key
Jumlah KeyUkuran BlokJumlah Putaran
AES 1284410
AES 1926412
AES 2568414
operasi AES adalah array of byte dua dimensi yang disebut state. state mempunyai NCOLS X NROWS [3].

Proses Enkripsi lanjutan

AES memiliki 4 jenis transpormasi diantaranya bytes, subBytes, SHiftRows, Mix Columns, dan AddRoundKey [4].
Proses Deskripsi AES : dimulai dari chiper text kemudian addRoundKey(invSHiftRows, invSubBytes) kemudian AddRoundKey(invMixCOlums, invShiftRows, invSubBytes) kemudian addroundKey kemudian Plain Text [5].

ALgoritma Eikripsi

Algoritma AES nmengambil kunci ciper dan melakukan ekspansi key untuk membentuk schedule key. algoritma AES membutuhkan set awal key yang terdiri dari nb word. Psudocode dari proses ekspansi kunci dobawah ini [6] :



 1 keyExpandasion (byte key[4*Nk], word w[Nv*(Nr+1)], Nk)
 2 begin
 3   word temp
 4   i =0
 5   while( i <Nk)
 6      w[i] = word(key[4*i], key[4*i+1], key[4*i+2])
 7      i = i+1;
 8   i = Nk
 9   
10   while(i<Nb * (nr+1))
11      temp = w[i-1]
12      if(i mod Nk =0)
13        temp =SUbWord(RotWord (temp)) xor Rcon(i/Nk)
14       else if(Nk > 6 and i mod mod Nk=4)
15         temp = SUbWord(word)
16       end if
17       w[i] = w[i-Nk] cor temp
18       i=i+i
19 end while
20 end

https://id.wikipedia.org/wiki/Keamanan_enkrispi_lanjutan

Share on Google Plus

About riki aldi pari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar